Madrasah Mu‘allimin Mu’allimat

Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin

SEJARAH M3 ROMU

Alhamdulilah segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat yang tidak terhitung, dan terutama nikmat hidayah berupa iman dan islam, mudah-mudahan sampai diakhir zaman.

Sholawat dan salam tetap tersanjungkan kepada nabi agung akhiruzzaman, nabi Muhammad shollahualaihi wassalam,semoga kelak kita umat yang mendapatkan syafaatnya, amin.

Dunia pendidikan adalah suatu keniscayaan, karena dunia ini dibangun dengan sumber daya yang hebat, dan termasuk didalamnya adalah sumber daya manusia. Tentu saja melalui kajian-kajian ilmiah yang diwadahi oleh sebuah lembaga atau non lembaga.

Seperti yang kita ketahui, lembaga pendidikan didunia ini atau bahkan di indonesia khususnya sudah banyak sekali macam ragamnya. Ada yang sudah sangat tua seperti pondok-pondok pesantren, kemudian disusul dengan madrasah-madrasah diniyyah, dan sekolah-sekolah yang berbasis pengetahuan umum.

Dari sekian banyak lembaga pendidikan tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. lembaga yang hanya mempelajari kajian-kajian ilmu agama (pondok salaf) mencetak alumni-alumni yang mumpuni dibidang agama. Begitu juga lembaga yg hanya mendalami kajian-kajian ilmu umum akan mencetak lulusan yang hanya mumpuni dibidangnya.

Dari sinilah kemudian para pemangku kebijakan yang ada di yayasan Raudhatul Mujawwidin bermusyawaroh dan bermufakat tentang pentingnya membangun sebuah lembaga pendidikan yang anak didiknya bukan hanya mampu menyerap ilmu-ilmu yang berbasis agama dengan baik tapi juga ilmu-ilmu umum lainnya.

Maka pada tahun 2014 M terbentuklah sebuah lembaga dengan nama Madrasah Muallimin Muallimat, atau yang lebih familiar dengan sebutan M3, dibawah naungan yayasan Raudhatul Mujawwidin, yang diresmikan langsung oleh bupati kabupaten tebo dan ketua yayasan yakni K.H. M. Burhan Jamil MY.

Madrasah Muallimin Muallimat adalah lembaga yang kegiatannya saling berkesinambungan antara satu dengan lainnya dengan satu penanggung jawab/kepala sekolah.

Para santri akan diawasi, dipantau dan dilaporkan setiap kegiatannya mulai bangun tidur sampai dengan tidur kembali, dalam hal ini yang bertanggung jawab adalah walikamar.

Madrasah Muallimin Muallimat juga menerapkan target-target pelajaran yang harus diselesaikan oleh para santri, baik ngajinya maupun pelajaran umumnya. Tentu saja dengan harapan ketika kelak sudah lulus dari Madrasah Muallimin Muallimat bisa melanjutkan kependidikan yang lebih tinggi, baik untuk ruang lingkup nasional maupun internasioanal. Atau setidaknya bagi para santri yang tidak melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi sudah cukup mampu untuk bekalnya dimasyarakat.

Untuk cita-cita madrasah yang tinggi tentu saja kurikulumnya juga harus dibuat dan direncanakan sebaik mungkin, sehingga Madrasah Muallimin Muallimat membuat standar pendidikan yang sejajar dengan lembaga-lembaga maju lainnya.

Dengan kurikulum pelajaran umum yang dipercepat (akselerasi) dan kitab-kitab kuning yang sudah standar menengah di pondok-pondok pesantren jawa, seperti halnya kitab bulughul marom, fathul qorib, fathul muin, tausyekh, falak, dan disiplin ilmu lainnya.

Yang mencolok di Madrasah Muallimin Muallimat adalah pengawasan santri yang 24 jam, bimbingan dan pendampingan yang terus dilakukan dan masa pendidikan yang harus diselesaikan selama 6 tahun, sehingga kedepannya menjadi santri-santri yang tangguh menghadapi perkembangan zaman. Menjadi santri-santri yang ikut membangun peradaban dunia.

Dan Semoga Madrasah Muallimin Muallimat menjadi lembaga yang terus memberikan manfaat sampai hari akhir amin ya robbal alamin.

× Hubungi Kami